STRATEGI PEMBELAJARAN BERBICARA DALAM KONTEKS EFL: SEBUAH KAJIAN TEORITIS

Lilik Uzlifatul Jannah

Abstract


Artikel ini mengelaborasi cara mengajar berbicara yang mendorong siswa untuk terlibat dalam kegiatan berbicara yang sesuai baik di dalam maupun di luar kelas dengan cara yang komunikatif. Pembelajaran di kelas adalah salah satu cara untuk berlatih dan belajar berbicara, namun banyak kesempatan untuk belajar dan berlatih berbicara di luar kelas dalam konteks bahasa Inggris. Para siswa perlu didorong untuk mengembangkan kebiasaan berbicara dan menggunakannya dalam komunikasi yang nyata. Berbagai  strategi diterapkan dalam proses belajar mengajar sehingga memungkinkan siswa melakukan microskills dan keterampilan makro dalam berkomunikasi. Metode pembelajaran yang diterima secara luas di koteks Bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL)  adalah  dengan cara meningkatkan kompetensi komunikatif siswa. Kompetensi meliputi kompetensi gramatikal, kompetensi wacana, kompetensi sosiolinguistik, dan kompetensi strategis sebagai kemampuan berbahasa

 

Kata kunci: berbicara,  pembelajaran  komunikatif, EFL

Full Text:

PDF

References


Brown, H. D. (2007). Pengajaran oleh Prinsip: Sebuah Pendekatan Interaktif Bahasa Pedagogi. San Fransisco, Longman.

Brown, H. D. s. (2000). Prinsip Belajar Bahasa dan Pengajaran. San Fransisco, Longman.

Dornyei, Z.. (2002). Strategi Motivasi dalam Bahasa Kelas. Cambridge, Cambridge University Press.

Finocchiaro, Mary dan Brumfit, Christopher. (1985). Fungsional-Notional Pendekatan: dari Teori ke Praktik. New York, Oxford University Press.

Folse, Keith S. (2007). The Art of Pengajaran Berbicara: Sebuah Penelitian dan Pedagogi untuk ESL / EFL Kelas. Amerika Serikat, The University of Michigan Press.

Hadley, A. O. (1993). Pengajaran Bahasa dalam Konteks. Boston, Heinle & Heinle Publishers.

Harmer, J. (1996). Praktek Pengajaran Bahasa Inggris. London, Longman.

Harmer, J. ( 2007. ).Praktek Pengajaran Bahasa Inggris. Pearson Longman.

Huda, N. ( 1999). Belajar Bahasa dan Pengajaran: Isu dan Tren. Malang, Universitas Negeri Malang Press.

Kamiya, M. (2007) Peran Kompetensi Komunikatif dalam Pembelajaran L2., Diunduh 20 Juli 2017 dari http://pdf.finder.com

Liu, W. ( 2006). Menghafal dan Improvisasi: Perbandingan Dua Strategi dalam Akuisisi Oral Bahasa Inggris sebagai Bahasa Kedua. Universitas Katolik Australia. Diunduh 20 Juli 2017 dari http://pdf.finder.com )

Nunan, D. (1996). Metodologi Pengajaran Bahasa: A Textbook untuk Guru. New York, Prentice Hall.

Richards, J C, & Renandya. W. A (2002). Metodologi dalam Pengajaran Bahasa: Sebuah Antologi Current Practice. Cambridge, Cambridge University Press.

Richards, J. C. & Rogers, T. S. (2002). Pendekatan dan Metode dalam Pengajaran Bahasa. Cambridge, Cambridge University Press.

Savignon, S. J.( 1983). Komunikatif Kompetensi: Teori dan Praktek di Kelas. California, Addison-WESLEY Publishing.

Shumin, Kang. (2002). Faktor-faktor yang Perlu Dipertimbangkan: Mengembangkan Kemampuan Berbicara Siswa EFL Dewasa.dalam Jack C. Richards dan Willy A. Renandya (Eds.), Metodologi Pengajaran Bahasa: Sebuah Antologi sekarang Practice (204-211). Cambridge, Cambridge University Press.

Ur, P. (1996). A Course in Pengajaran Bahasa. Praktis dan Teori. Cambridge, Cambridge University Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.